Jika Kita Bukan Jodoh, Lalu Kenapa Allah Pertemukan dan Dekatkan Kita

jodohku dimana

Jika kita bukan jodoh, lalu mengapa Allah pertemukan dan dekatkan kita? mungkin kamu pernah terdetik dalam hati pertanyaan seperti itu, karena selama ini kamu sangat dekat dengan seseorang dan kamu sangat optomis bahwa dia adalah jodoh yang telah Allah tentukan untuk kamu.

kamu merasa nyaman dekat dia, kamu merasa terlindungi, ada yang memperhatikan ada yang menegur, dan kamu bahagia bisa mengenal dia begitu dekat, seakan dia adalah jodoh yang tepat untuk kamu.

sebuah pertemuan memang salah satu tanda akan nyatanya sebuah jodoh, seorang laki-laki yang berani yang mendatangi walinya perempuan dia akan menjadi lelaki idaman wanita, ketimbang yang hanya koar-koar bilang sayang di sosial media.

namun mengapa dia yang telah mendatangi walimu tidak juga mempersiapkan diri untuk pernikahan, apakah dia masih meragukan kamu atau mungkin kamu yang belum siap untuk menerimanya?

sebuah kontroversi selalu datang pada setiap orang yang memiliki niat yang baik, karena tipu daya setan yang begitu mempesona.

jika memang dia bukan jodoh kamu, lalu mengapa Allah pertemukan kamu dengan dia?

jodohku dimana

setelah sekian lama kamu menunggu seseorang yang menjadi penantian yang terpanjang dalam hidup kamu, namun tanpa kamu ketahui siapa yang akan datang dan menjemput kamu untuk berjuang bersama meniti kehidupan yang lebih indah.

setelah sekian lama kamu menanti yang tidak pasti, kini kamu menemukan seseorang yang datang untuk menengok apakah kamu sudah pantas menjadi pendamping hidupnya? dengan segala kekurangan dan kelebihanmu dia akan coba memberanikan diri untuk ta'aruf.

setelah sekian lama dia mengenalmu, namun mengapa dia tak kunjung menikahimu? apa kamu yang terlalu berharap atau mungkin dia yang melihatmu belum begitu siap.

mungkin Allah mempertemukanmu dengan dia bukan karena dia jodohmu, mungkin Allah memiliki maksud dan tujuan yang lain dari apa yang kamu pikirkan dan harapkan.

mungkin Allah mempertemukanmu dengan dia hanya sekedar untuk mengenalkanmu dengan dia, agar kamu terbangun dari keterpurukanmu karena terlalu lama menunggu.

mungkin dia sebagai teguran untuk kamu agar kamu lebih giat untuk memperbaiki diri, atau dia hanya ingin menyambung tali silaturahmi agar dia menjadi manusia yang disayangiNya.

Jika dia bukan jodohmu, lalu mengapa dia begitu dekat dengan keluargamu seakan dia akan menjadi bagian darinya.

jodohku dimana

semakin hari dia semakin dekat dengan keluargamu, seakan dia memastikan baha dia memang jodohmua, tapi setiap hari semakin banyak pertanyaan yang timbul dari hati kamu.

mengapa dia tidak membahas soal nikah denganku?
mengapa dia tidak menghiraukan masa depannya denganku?
apa aku hanya kambing hitamnya?
apa aku yang terlalu berharap, sedangkan dia tidak?

semakin hari, pertanyaan itu akan semakin membelenggu pikiranmu, mempersempti ruang gerakmu, mengikat hubunganmu dengan orang lain.

mungkin saat ini dia hanya sekedar ingin mengenal jauh tentang keluargamu, mungkin Allah hanya ingin dia menjadi keluarga tanpa ikatan yang kamu harapkan.

mungkin Allah dekatkan dia dengan keluargamu agar kamu mengerti apa arti sebuah persaudaraan dalam islam, mungkin kamu belum begitu mengerti apa arti sebuah keindahan dalam mengenal banyak makhluk Tuhan.

untuk saat ini, kamu hanya perlu memahami lebih jauh, apa arti sebuah pertemuan, apa arti sebuah kedekatan, tidak semua yang kamu temui dia adalah baik untukmu dan tidak semua yang kamu  tidak ingin temui dia tidak baik untukmu, hanya perlu kita sadari bahwa dibalik setiap apa yang kita harapkan tidak selamanya sesuai dengan apa yang Dia rencanakan.

jika memang dia begitu dekat dengan kamu, itu artinya kamu harus lebih mengerti arti sebuah menghargai, karna seseorang yang dekat denganmu dia akan memberikan kepercayaan sepenuhnya unuk kamu, jangan sia-siakan dia meski bukan jodohmu.

mulailah mengerti, bahwa jodohmu adalah cerminanmu, jika selama ini tidak ada yang kunjung mendatangimu, mungkin kamu belum siap untuk menyambutnya.

jika selama ini ada yang berharap padamu, jangan berikan dia harapan jika memang kamu tidak mengharapkannya agar kamu tidak menggores luka dalam hati seseorang.

ingat, luka yang kamu ukir dalam hati seseorang hanya dimaafkan bukan dilupakan.
maka berhati-hatilah dalam memperlakukan hati seseorang jika kamu ingin diperlakukan dengan baik.

mulailah bermuhasabah, ukurlah sampai mana kepantasan diri kamu untuk dimilki olehnya, apa sudah pantas atau memang hanya sekedarnya saja.

ingat, jodohmu ingin kamu yang sempurna, bukan sempurna dari segi fisikmu, tapi dari segi akhlakmu.

Biarkan orang berkata cita-citamu terlalu besar, mungkin cara mereka berpikir terlalu kecil, hidupmu bukan tanggungan orang lain, maka jangan takut untuk berproses menjadi pribadi yang lebih dewasa

Thanks for your visiting
EmoticonEmoticon