Makna Bahagia yang Sesungguhnya menurut pandangan islam

makna sebuah kebahagiaan


Bahagia itu apa sih?
Bahagia itu ada dimana?
Bahagia itu bagaimana?

Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang klasik, yang tumbuh bersamaan dengan kehidupan mansuia di muka bumi ini dan yang banyak diperdebatkan oleh banyak pilosof dan psikolog,

hingga saat ini belum ada jawaban yang akurat atas semua pertanyan-pertanyaan diatas, banyak yang menafsirkan dan mendefinisikan arti sebuah kebahagiaan dengan pendapat mereka masing-masing,

sebagai contoh pendapat epicurus dia mengatkan bahwa bahagia itu adalah sehat dengan berkesinambungan dan dia menyimpulkan bahwa bahagia itu adalah sebuah keabadian dan bahagia itu kembali kepada masing-masing orang bagaimana dia mampu menciptakanya sesuai dengan apa yang dia inginkan.

Ada juga yang berpendapat bahwa bahagia itu adalah sebuah kebebasan manusia dalam melaksanakan tugasnya, karena manusia condong tidak ingin diperintah ini menurut imanuel kant. Dan banyak lagi pendapat para ilmuan terkemuka namun saya ambil sebagian saja karena saking banyaknya. 

Namun dari sekian pendapat-pendapat yang disuratkan oleh pena dan disiratkan oleh kata tidak mengahandirkan sebuah kepuasan atas itu terhadap kalangan orang-orang yang tdiak sedikitpun mengerti arti sebuah kebahagiaan, entah mungkin mereka belum pernah menemukan sebuah kebahagiaan pada dirinya dan hidupnya.

Selain dari pendapat ahli psikologi dan filosofi nonmuslim sebagai penengah dan sebagai jembatan pendamai agama islam hadir di front terdepan yang memberikan sebuah jawaban atas pertanyaan yang selama ini menjadi sebuah teka-teki yang sulit dipecahkan.

Lalu apa yang diberikan oleh islam untuk menjamin sebuah kebahagiaan manusia untuk hidupnya didunia tur d akhirat? Saya tidak akan memberikan jawaban yang signifikan saya hanya akan memberikan sebuah analoginya bagaimana cara islam memberikan sebuah kebahagiaan kepada manusia, menurut islam bahagia itu adalah perasaan enterior atau perasaan bagian dalam yang menyentuh setiap organ tubuh manusia dan menjelma menjadi sebuah kedamaian dalam jiwanya.

kesejukan dalam hatinya, dan kelapangan dalam dadanya yang mana itu semua adalah sebuah hasil dari kesinambungan akhlaqnya yang baik yang ditameng oleh imannya yang kuat dan kokoh.

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم:( ليس الغنى عن كثرة المال ولكن الغني غني النفس

"Bahagia itu bukan diukur oleh banyaknya harta tapi bahagia itu adalah bahagia batin"

Saudaraku, tentu sebuah kebahagiaan itu kita yang menciptakan, kita yang mencari bahkan kita yang berusaha sendiri untuk menciptakaan sebuah keadaan yang kita bayangkan dalam benak pikiran kita, 

tak ada manusia yang rela dirinya berada dalam sebuah keterpurukan bahkan sekalipun orang sedang berada dalam keadaan terpuruk saya yakin dalam hatinya dia ingin menggapai sebuah impian yang belum pernah dia sentuh hingga dia tak mampu berlalri untuk mengejar impiannya yang indah bukan karena tak ingin namun rasa malas yang sulit dia lumpuhkan.


Suatu hari, Khalil Gibran bertanya kepada gurunya :

"Bagaimana caranya agar kita mendapatkann sesuatu yang paling sempurna didalam hidup..?"

Sang Guru :

"Berjalanlah lurus ditaman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang..!

Setelah berjalan dan sampai diujung taman, Khalil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya :

"Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun...???"

Gibran :

"Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang didepan pasti ada yang lebih indah.

Namun ketika aku sudah sampai diujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi..!"

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata :

"Ya, itulah hidup.. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya.

Karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan.."


Artinya sebuah kebhagiaan takkan mutlak kita miliki sebelum kita berada dimana kita harus berada disebuah alam yang abadi tanpa sebuah halangan, rintangan dan tantangan karena kebahagiaan itu adalah sebuah hasil daripada jetih payah kita selama dialam yang sementara yaitu dunia


Banyak cara untuk menuju kebahagiaan, tidak perlu terpacu dengan teori-teori yang membingungkan cukup lakukan apa yang anda inginkan, dan kejar apa yang anda impikan dan yakinlah ketika kamu mendapatkan apa yang kau bayangkan disana kamu akan mengerti arti sebuah kebahagiaan, yang terpenting yang harus kamu ecamkan adalah hidup itu proses jangan pernah berhenti berproses maka kamu akan menghasilkan sebuah kenyataan yang indah,

 jika kamu berhenti berproses maka kau tidak akan menciptakan sesuatu kecuali sebuah hamparan mimpi yang terbengkalai, kita yang menentukan dan kita yang memilih apa yang kita prioritaskan dalam hidup ini maka itu yang harus menjadi pilihan hidupmu agar, dan tidak ada pilihan yang lain kecuali hidup mulia atau sekalipun matu harus mati dalam keadaan terhormat,

Biarkan orang berkata cita-citamu terlalu besar, mungkin cara mereka berpikir terlalu kecil, hidupmu bukan tanggungan orang lain, maka jangan takut untuk berproses menjadi pribadi yang lebih dewasa

Thanks for your visiting
EmoticonEmoticon